1. Di bawah ini merupakan penyebab manusia mempunyai harapan?
A. Dorongan Kodrat
B. Dorongan Kebutuhan hidup
C. a dan b betul
D. a dan b salah
2. Kodrat harapan manusia atau kebutuhan manusia, kecuali ?
A. Kelangsungan hidup
B. Keamanan
C. Hak dibenci
D. Diakui lingkungan
3. Yang bukan termasuk ke dalam teori kebenaran yaitu…
A. Koherensi
B. Pragmatis
C. Struktural
D. Sistematis
4. Berikut ini yang bukan termasuk beberapa kepercayaan adalah kepercayaan kepada…
A. Orang tua
B. Diri sendiri
C. Orang lain
D. Pemerintah
5. Kodrat harapan manusia atau kebutuhan manusia, kecuali…
A. Kelangsungan hidup
B. Keamanan
C. Hak dibenci
D. Diakui lingkungan
ESSAY
1. Apa yang dimaksud dengan harapan ?
2. Apakah persamaan antara harapan dan cita – cita ?
3. Apa yang dimaksud dengan doa ?
4. Apa yang kamu ketahui tentang teori kebenaran pragmatis?
5. Tuliskan pengertian doa!
JAWAB
1. Harapan berasal dari kata harap. Artinya supaya sesuatu yang terjadi atau sesuatu yang belum terwujud. Sedangkan harapan itu sendiri mempunyai makna sesuatu yang terkandung dalam hati setiap orang yang datangnya merupakan karunia dari Allah SWT yang sifatnya terpatri dan sukar dilukiskan. Yang mempunyai harapan atau keinginan itu hati. Putus harapan berarti putus asa.
2. Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
3. meminta sesuatu hal kepada Tuhan YME dengan kerinduan yang intensif.
4. Teori pragmatis dicetuskan oleh filsuf pragmatis dari Amerika Serikat Charles S. Peirce (1839-1914) dalam sebuah makalah yang terbit pada tahun 1878 yang berjudul “How to Make our Ideals Clear”. Bagi kaum pragmatis kebenaran adalah sama artinya dengan kegunaan. Ide, konsep, pengetahuan, atau hipotesis yang benar adalah ide yang berguna. Ide yang benar adalah ide yang paling mampu memungkinkan seseorang (berdasarkan ide itu) melakukan sesuatu secara paling berhasil dan tepat guna. Berhasil dan berguna adalah kriteria utama untuk menentukan apakah suatu ide itu benar atau tidak.
5. Doa atau prārthanā (dalam bahasa Sansekerta) berasal dari dua kata ‘prā‘ dan ‘artha‘ yang artinya memohon dengan sungguh-sungguh. Dengan kata lain, berdoa artinya meminta sesuatu hal kepada Tuhan YME dengan kerinduan yang intensif.
Komentar
Posting Komentar