PENGERTIAN SASTRA DAN SENI
Sastra
Sastra (Sanskerta: shastra) merupakan kata serapan.Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.Atau Arti secara umum adalah hasil karya manusia baik lisan dan nonlisan ( tulisan ) yang menggunakan bahasa sebagai media pegantar dan memiliki nilai enstetik (keindahan bahasa) yang dominan. Contoh sastra yaitu puisi, cerpen, novel, drama.
Sastra Dibagi jadi 2 yaitu :
- Sastra Lisan : suatu karya sastra yang masih hidup dalam masyarakat, contoh : Mithe, Legenda, Dongeng.
- Sastra Tulisan : hasil karya sastra yang sudah di cetak atau di dokumentasikan. Contoh : puisi, pantun, novel, cerpen.
Fungsi Sastra
Contoh macam macam jenis sastra üDrama : merupakan karya sastra berupa kisah atau cerita yang dipentaskan atau ditampilkan diatas panggung üProsa : merupakan karangan bebas yang tergolong ke dalam macam sastra üPuisi : tulisan singkat tetapi memiliki makna yang sangat mendalam
Peranan Sastra
Sastra memiliki pesona tersendiri bila kita mau membacanya.Karya Sastra dapat membukakan mata pembaca untuk mengetahui realitas sosial, politik dan budaya dalam bingkai moral dan estetika.Dalam Kenyataan,karya sastra dapat dipakai untuk mengembangkan wawasan berpikir,dan karya sastra juga dapat memberikan pencerahan pada masyarakat modern,Ketangguhan yang sangat dibutuhkan dalam pembagunan.Melalui karya sastra juga masyarakat dapat menyadari masalah-masalah penting dalam diri mereka dan menyadari bahwa merekalah yang bertanggung jawab terhadap perubahan diri mereka sendiri.Dengan adanya sastra juga dapa memberika motivasi kepada masyarakat untuk berpikir dan berbuat demi pengembangan dirinya dan masyarakat serta mendorong munculnnya kepedulian, keterbukaan, dan pertisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Seni
Seni dalam bahasa Sanskerta disebut CILPA,yang memiliki arti berwarna, dan dilengkapi dengan bentuk-bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah.Pengertian Seni secara umum adalah sebuah karya yang dibuat dalam bentuk benda hias maupun pakai.Contohnya kursi dan lukisan.Dalam bahasa latin pada abad pertengahan, ada terdapat istilah-istilah ars,artes,dan artista. üArs : adalah teknik atau craftsmanship, yaitu ketangkasan dan kemahiran dalam mengerjakan sesuatu üArtes : berarti kelompok orang-orang yang memiliki ketangkasan atau kemahiran üArtista : adalah anggota yang ada di dalam kelompok-kelompok itu.
Seni secara umum dapat dibedakan menjadi :
- Seni Audio : seni yang diserap melalui indra pendengaran.contohnya : seni musik/suara,drama audio,puisi di radio
- Seni Visual : seni yang diserap melalui indra penglihatan/Biasa kita sebut sebagai Seni Rupa.
- Seni Audio Visual : seni yang sekaligus diserap oleh indra pendengaran dengan indra penglihatan.contohnya seni tari, drama/theater dam film
Ilmu Budaya Dasar Yang dihubungkan Dengan Prosa
Pengertian Prosa
Prosa adalah suatu jenis tulisan yang sama dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti. Kata prosa berasal dari bahasa Latin “prosa” yang artinya “terus terang”. tulisan prosa digunakan mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Prosa kadangkala juga disebut dengan istilah “gancaran” yang berarti karangan yang tidak bersajak.
Jenis-Jenis Prosa
Dalam kesusastraan Indonesia kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru. Prosa lama merupakan karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari sastra atau kebudayaa barat. Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya barat.
Lima Komponen Prosa
A. Prosa lama meliputi
- dongeng-dongeng
- hikayat
- sejarah
- epos
- cerita pelipur lara
B. Prosa baru meliputi
- cerita pendek
- Roman/novel
- biografi
- kisah
- otobiografi
Nilai-nilai Dalam Prosa Fiksi
Prosafiksiadalah prosa yang berupa cerita rekaan atau khayalan/ imajinasi pengarangnya. Isi cerita tidak sepenuhnya berdasarkan pada fakta. Prosa fiksi disebut juga karangan narasi sugestif/ imajinatif. Jadi pengertianprosafiksi yaitu cerita atau kisah yang diemban tokoh-tokoh tertentu dengan pemeran latar serta rangkaian dan tahapan cerita tertentu yang bertolak dari hasil khayalan atau imajinasi pengarangnya sehingga bisa menjalin sebuah cerita.
Nilai-nilai Dalam Prosa Fiksi 1.Prosa fisksi memberikan kesenangan 2.Prosa fiksi memberikan informasi 3.Prosa fiksi memberikan warisan kultural 4.Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan dengan Puisi
Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian cabang unsur dari kebudayaan. puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, tuhan melalui media bahasa yang artistik/estetik, nyang secara padu dan utuh di padatkan kata-katanya.
Kepuitisan, keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:
Figura bahasa, seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb.
Kata-kata yang ambiquitas, yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
Kata-kata yang berjiwa, yaitu kata-kata yang sudah di beri suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
Kata-kata yang konotatif, yaitu kata-kata yang sudah di beri tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
Kata-kata yang ambiquitas, yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
Kata-kata yang berjiwa, yaitu kata-kata yang sudah di beri suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
Kata-kata yang konotatif, yaitu kata-kata yang sudah di beri tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang di lukiskan, sehingga lebih menggugah hati.
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan ilmu budaya dasar adalah : vHubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia. vPuisi dan keinsyafan/kesadaran individual. vPuisi dan keinsyafan sosial.
Macam-macam puisi dibedakan berdasarkan zaman: •Puisi baru : Puisi yang muncul karena pengaruh sastra barat. Puisi baru adalah puisi yang lebih bebas dalam penggunaan rima, pilihan kata, serta irama. •Puisi Lama : Puisi yang mengikuti ketentuan umum pada puisi seperti, rima, irama, dan baris. Jenis puisi lama : ØMantra ØKarmina (Pantun singkat) ØTalibun ØSyair ØGurindam •Puisi Modern : Puisi bebas yang muncul pada tahun awal kemerdekaan yang dipelopori oleh Chairil Anwar. Puisi ini tidak mengutamakan bentuk puisi namun lebih mengutamakan isi dan makna dari puisi tersebut.
Kepuitisan atau keartistikan puisi dapat dibangun menggunakan : •Figura Bahasa (personifikasi, hiperbola, metafora, dll) •Kata – kata ambigu •Kata-kata yang mengandung perasaan dan pengalaman penyair •Kata – kata konotatif •Pengulangan untuk mengintensifkan hal yang dilukiskan
Contoh Puisi : •Lagu Siul – Chairil Anwar •Laron pada mati •Terbakar di sumbu lampu •Aku juga menemu •Ajal di cerlang caya matamu •Heran! ini badan yang selama berjaga •Habis hangus di api matamu •‘Ku layak tidak tahu saja
Daftar Pustaka
- http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab3-konsepsi_ilmu_budaya_dasar_dalam_kesustraan.pdf
- Nugroho, W. 1996. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Universitas Gunadarma.
- https://www.academia.edu/6532039/KONSEP_ILMU_BUDAYA_DASAR_DALAM_KESUSASTRAAN
Komentar
Posting Komentar